LAMPUNG - Kemenangan pasangan calon gubernur (cagub) Sjachroedin-Joko yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di empat quick count (penghitungan cepat), tidak dianggap serius oleh pasangan cagub lainnya. Sebab masih ada hasil penghitungan dari KPU yang dianggap final.
"Jangan jadikan quick count sebagai panutan dalam penentuan pemenang. Masih terlalu dini," ujar anggota tim sukses Zulkifli-Ahmadi, Ahmad Junaedi Auli yang diusung PAN dan PKS saat dihubungi Okezone, Kamis (4/9/2008).
Demikian juga dengan anggota tim sukses Alzier-Bambang yang diusung partai Golkar, Hali Fahmi. Dia menganggap hasil perhitungan KPU sebagai hasil final.
"Kita tunggu saja nanti", katanya.
Menurut kedua anggota dari dua tim sukses ini, quick count adalah hasil sampel dari 400 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sementara masih ada 13.000 TPS lainnya yang tidak termonitor.
Mereka juga mengatakan siap menerima apapuun hasil yang dikeluarkan KPU, namun baik Junaedi dan Fahmi, mengisyaratkan bisa benar-benar menerima selama perhitungan berjalan obyektif.
pilkada
Menang Quick Count, Belum Tentu Menang di KPU
Kamis, 4 September 2008 - 09:18 wib
Berita Lain
Berita Lainnya
-
Minggu, 23/11/2008 15:11
Pemda Jatim Harus Beri Jaminan Saksi-Saksi
-
Jum'at, 21/11/2008 16:11
Saksi dari Madura Bikin Hakim MK Pusing
-
Jum'at, 21/11/2008 12:11
Pendukung Khofifah Sering Diancam Via SMS
-
Rabu, 19/11/2008 13:11
Sengketa Pilkada Jatim Harus Kelar Awal Desember
-
Senin, 17/11/2008 14:11
Karsa Hadiri Sidang Kedua Sengketa Pilkada Jatim

