JAKARTA - Kemenangan pasangan Sjachroedin-Joko di Pilkada Lampung pada Quick Count di empat lembaga survey, menjadi tolak ukur bagi pasangan cagub lainnya yang sedang menunggu hasil penghitungan dari KPUD.
"Saya kira hasil quick count menunjukkan kekuatan politik incumbent. Sekaligus menunjukkan posisi Golkar yang semakin sulit di Pemilu Legislatif," kata Kaukus Muda Golkar Kamarussamad kepada Okezone, Kamis (4/9/2008).
Dia juga menilai, selisih suara yang demikian jauh dengan pasangan pemenang quick count, Sjachroedin ZP/MS Joko Umar Said, tidak mungkin cagub yang diusung Golkar M, Alzier Dianis Thabranie/Bambang Sudibyo bisa tiba-tiba melonjak demikian jauh pada penghitungan KPUD nanti.
"Menurut saya sulit untuk ada perubahan jumlah suara. Kecil peluang Sjachroedin bergeser. Jadi kalau ada kader Golkar yang tetap optimis, sama saja mimpi di siang bolong di bulan Ramadan," tuturnya.
Seperti diketahui, pasangan Sjachroedin ZP-MS Joko Umar Said yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dan beberapa partai kecil menjadi pemenang pilkada gubernur Lampung versi perhitungan cepat (quick count) Lembaga Survei Indonesia (LSI) Saiful Mujani. Pasangan ini memeroleh suara 41,94 persen.
Lalu, pasangan Alzier Dianis Thabrani-Bambang Sudibyo (Partai Golkar, PKB, dan PPP), dengan perolehan suara 21,12 persen.
pilkada
Mimpi di Siang Bolong Golkar Unggul di Lampung
Kamis, 4 September 2008 - 10:19 wib
Berita Lain
Berita Lainnya
-
Minggu, 23/11/2008 15:11
Pemda Jatim Harus Beri Jaminan Saksi-Saksi
-
Jum'at, 21/11/2008 16:11
Saksi dari Madura Bikin Hakim MK Pusing
-
Jum'at, 21/11/2008 12:11
Pendukung Khofifah Sering Diancam Via SMS
-
Rabu, 19/11/2008 13:11
Sengketa Pilkada Jatim Harus Kelar Awal Desember
-
Senin, 17/11/2008 14:11
Karsa Hadiri Sidang Kedua Sengketa Pilkada Jatim

