JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Firman Subagyo mengaku legowo atas kekalahan jago partainya dalam Pemilihan Gubernur Lampung. Apa lagi, kata dia, sejak awal partainya sudah memprediksikan calon yang diusungnya akan kalah.
Menurut dia, kekalahan calonnya itu lebih disebabkan karena lawannya adalah incumbent yang popularitasnya lebih unggul. "Incumbent itu punya keuntungan karena apapun yang dilakukan dengan programnya bisa menjadi bahan kampanye," katanya di Jakarta, Rabu (3/9).
Meski kalah, kata dia, Partai Golkar tetap yakin secara nasional hal itu akan berpengaruh besar. Sebab, kilah dia, perolehan suara secara nasional banyak ditentukan oleh perolehan suara di kabupaten/kota. "Jadi dalam Pilkada kemenangan itu lebih karena faktor figur yang sangat menentukan," jelasnya.
Seperti diketahui, sebanyak tiga lembaga survei yang melakukan perhitungan cepat (quick count) memenangkan pasangan Sjachrodein ZP-Joko Umar Said yang diusung PDIP. Bahkan, ketiganya mencatat kemenangan di atas 40 persen.
Ketiga lembaga yang melakukan perhitungan cepat adalah Lingkar Survei Indonesia, Lembaga Survei Indonesia, dan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis). Berdasarkan data yang diperoleh hingga pukul 16.30 WIB, pasangan Sjachrodein-Joko berhasil meraih suara terbanyak di sepuluh kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Lampung.
Lampung
Partai Golkar Legowo Kalah di Pilgub Lampung
Kamis, 4 September 2008 - 01:23 wib
Berita Lain
Berita Lainnya
-
Selasa, 21/10/2008 15:10
Sengketa Pilgub, MA Menangkan KPUD Lampung
-
Kamis, 18/09/2008 15:09
Rapat Pleno KPUD Lampung Menangkan Sjachroedin
-
Senin, 15/09/2008 15:09
Perkosaan oleh Cagub Lampung, Polisi Olah TKP
-
Sabtu, 13/09/2008 14:09
KPU Lampung Tunda Penetapan Gubernur
-
Kamis, 04/09/2008 20:09
Golput Pilgub Lampung 33 Persen

