JAKARTA - Kemenangan jago Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pilkada Lampung dinilai pengamat bukan karena kinerja partai yang mendukungnya.
"Ini soal orang saja, Pilkada itu orang yang berpengaruh bukan partai," ujar pengamat politik Fachry Ali saat berbincang dengan Okezone, di Jakarta Kamis (4/9/2008).
Menurut Fachry, dalam Pilkada agak sulit untuk membedakan dan menentukan sejauh mana kontribusi partai dan kontribusi figur kandiadat. Ia mencontohkan Pilkada Jawa Tengah dan Jawa Barat beberapa waktu lalu.
"Di Jawa Tengah ketokohan Rustriningsih yang menonjol, di Jawa Barat figur Dede Yusuf yang menentukan," tambah Fachry.
Hal senada disampaikan Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari. Menurut dia, popularitas Sjachroedin yang menentukan kemenangan jago PDIP dan lima partai lainnya itu. "Saya rasa kalau kinerja tidak begitu berpengaruh, sederhananya karena Sjachroedin lebih populer," ujar Qodari.
Namun demikian, Qodari tidak menampik jika kemenangan PDIP di Lampung karena mesin politik Partai Golkar tidak berjalan dengan baik. "Memang jika dilihat di beberapa daerah lain mesin Partai Golkar agak lemah, begitu juga di Lampung," tukas Qodari.
Lampung
Sjachroedin Menang bukan Karena Partai
Kamis, 4 September 2008 - 07:11 wib
Berita Lain
Berita Lainnya
-
Selasa, 21/10/2008 15:10
Sengketa Pilgub, MA Menangkan KPUD Lampung
-
Kamis, 18/09/2008 15:09
Rapat Pleno KPUD Lampung Menangkan Sjachroedin
-
Senin, 15/09/2008 15:09
Perkosaan oleh Cagub Lampung, Polisi Olah TKP
-
Sabtu, 13/09/2008 14:09
KPU Lampung Tunda Penetapan Gubernur
-
Kamis, 04/09/2008 20:09
Golput Pilgub Lampung 33 Persen

