BANDAR LAMPUNG - Sekira 1,7 juta atau 33 persen masyarakat Provinsi Lampung menyatakan tidak mencoblos alias golput dalam Pilgub Lampung yang digelar kemarin.
Berdasarkan hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), ditemukan angka jumlah partisipan yang mencoblos cagub sekira 68,8 persen. Sedangkan menurut Lingkaran Survei Indonesia partisipasi mencapai 66,3%.
Dengan jumlah tersebut, maka angka golput di Lampung mencapai kisaran 33 persen dari jumlah pemilih sebanyak 5,39 juta jiwa.
Angka golput tinggi terdapat di kota yakni Bandar Lampung dengan angka golput 42 persen, dan Metro dengan angka golput mencapai 39 persen. Sementara kabupaten Way Kanan menjadi daerah dengan golput terendah dengan bilangan 25,3 persen.
"Ada yang sengaja golput karena tidak ada calon yang cocok dengan dia, dan ada yang jenuh dengan politik," ujar pengamat politik Universitas Lampung, Hertanto, saat dikonfirmasi per telepon, Kamis (4/9/2008).
Disinggung soal tingginya angka golput, Ketua KPU Lampung CH Gultom mengatakan, banyaknya masyarakat yang tidak memilih dikarekanan tidak terdata.
"Mungkin saat hendak dibagikan yang bersangkutan tidak ada di tempat. Penerimaan kartu pemilih tidak boleh diwakilkan karena harus menandatangani tanda terima," kilahnya.
Lampung
Golput Pilgub Lampung 33 Persen
Kamis, 4 September 2008 - 20:05 wib
Berita Lain
Berita Lainnya
-
Selasa, 21/10/2008 15:10
Sengketa Pilgub, MA Menangkan KPUD Lampung
-
Kamis, 18/09/2008 15:09
Rapat Pleno KPUD Lampung Menangkan Sjachroedin
-
Senin, 15/09/2008 15:09
Perkosaan oleh Cagub Lampung, Polisi Olah TKP
-
Sabtu, 13/09/2008 14:09
KPU Lampung Tunda Penetapan Gubernur
-
Kamis, 04/09/2008 19:09
Pemenang Pilgub Lampung di Luar Dugaan

